Salesmaster adalah aplikasi kasir (POS) untuk penjual gorengan dan camilan di HP Android, iPhone, tablet, Windows dan Mac. Setiap gorengan dicatat dengan harga per biji, paket campur isi 10 dibuat sebagai item tersendiri, dan pesanan besar untuk arisan atau rapat disimpan dengan Bayar Nanti. Stok tepung, minyak dan bahan lain terpotong dari resep, dan laporan menunjukkan omzet serta laba bersih setelah belanja bahan dan gas.
Masalah yang biasa dihadapi penjual gorengan
Harga per bijinya kecil, tapi hitungannya banyak. Kalau ini terdengar akrab, halaman ini untuk Anda.
- 01
Pembeli antre, hitungan campur-campur
Tiga bakwan, dua tahu isi, satu pisang goreng dan satu risoles, harganya berbeda-beda. Di jam pulang kantor, menghitung di kepala sambil membungkus mudah sekali meleset.
- 02
Uang receh dan kembalian
Belanjaan Rp14.500 dibayar dengan uang Rp50.000. Kembalian yang salah seribu dua ribu terasa kecil, tapi kalau terjadi setiap hari, jumlahnya tidak kecil lagi.
- 03
Minyak dan tepung habis tanpa terasa
Minyak goreng dan tepung adalah modal terbesar. Tanpa catatan, Anda baru tahu minyak tinggal sedikit ketika wajan sudah mulai kering di tengah jam ramai.
- 04
Ramai setiap hari, untungnya tidak jelas
Gorengan laku ratusan biji, tetapi setelah belanja tahu, tempe, minyak, gas dan upah pembantu, sisanya berapa? Tanpa catatan pengeluaran, laba hanya perkiraan.
Menyusun daftar gorengan dengan harga per biji
Mulailah dari gorengan yang Anda jual setiap hari. Di Salesmaster, setiap jenis gorengan adalah satu item di Katalog dengan satuan biji dan harganya sendiri: bakwan Rp2.000, combro Rp2.500, risoles Rp3.000. Kelompokkan dengan kategori yang pendek, misalnya Gorengan Gurih, Pisang & Umbi, Paket dan Minuman, supaya kasir langsung menemukan item dalam satu ketukan.
Di layar Penjualan, kasir cukup mengetuk item sebanyak biji yang diambil pembeli. Tiga kali ketuk bakwan berarti tiga biji, dan total langsung bertambah. Tidak ada lagi menjumlah Rp2.000 dan Rp2.500 di kepala sambil memegang capit.
Gorengan yang sering dibeli dalam jumlah tetap, seperti paket campur isi 10, lebih baik dibuat sebagai item tersendiri dengan harga paketnya. Dengan begitu pembeli yang minta "sepuluh campur" dilayani dengan satu ketukan, dan laporan menunjukkan berapa paket yang terjual setiap hari.
- Langkah 1: Buka Katalog → Kategori, lalu buat kategori seperti Gorengan Gurih, Pisang & Umbi, Paket dan Minuman.
- Langkah 2: Buka Katalog → Daftar Item dan tambahkan setiap gorengan dengan nama, satuan biji dan harganya.
- Langkah 3: Buat paket campur isi 10 sebagai item tersendiri dengan harga paket.
- Langkah 4: Buka layar Penjualan dan coba satu transaksi: ketuk beberapa item, lalu periksa totalnya.


Cabai rawit, bumbu kacang dan pilihan bungkus
Hampir setiap pembeli ditanya hal yang sama: pakai cabai atau tidak, mau bumbu kacang, makan di sini atau dibungkus. Pertanyaan ini bisa dicatat dengan add-on, yaitu pilihan tambahan yang ditempelkan ke item. Cabai rawit bisa diberi harga Rp0, sedangkan bumbu kacang diberi tambahan harga, misalnya Rp1.000.
Add-on dibuat sekali lalu dipasang ke banyak item sekaligus, jadi Anda tidak perlu membuat "tahu isi + bumbu kacang" sebagai item baru. Pilihan makan di sini atau dibungkus juga bisa dibuat sebagai add-on tanpa harga, supaya yang membungkus tahu pesanan mana yang dibawa pulang.
Add-on bisa punya bahan sendiri. Kalau bumbu kacang dipilih, stok bumbu kacang ikut berkurang. Ini membantu Anda tahu kapan harus membuat bumbu lagi.
- Langkah 1: Buka item gorengan di Katalog → Daftar Item, lalu tambahkan grup add-on seperti Pelengkap.
- Langkah 2: Isi pilihannya, misalnya Cabai rawit tanpa harga dan Bumbu kacang dengan tambahan harga.
- Langkah 3: Buat grup kedua untuk Makan di sini atau Dibungkus.
- Langkah 4: Pasang grup yang sama ke semua gorengan yang memakainya.


Kembalian pas dan struk tanpa kertas
Untuk pembayaran tunai, kasir memasukkan uang yang diterima dan Salesmaster menghitung kembaliannya. Buat juga metode pembayaran lain yang Anda terima, seperti transfer bank atau dompet digital, supaya di laporan terlihat berapa uang yang masuk lewat masing-masing.
Kebanyakan pembeli gorengan tidak perlu struk. Kalau ada yang minta, misalnya untuk pesanan kantor, struk bisa dikirim lewat WhatsApp atau email, atau dibagikan sebagai link struk web. Kalau Anda ingin struk kertas, pakai printer thermal Bluetooth kecil dengan kertas 58 mm.
Setiap transaksi tersimpan di menu Transaksi, lengkap dengan item, jumlah biji, total dan metode bayar. Kalau ada pembeli yang bertanya "tadi saya bayar berapa", jawabannya bisa dicari dalam beberapa detik.
Pesanan arisan dan rapat dengan Bayar Nanti
Selain pembeli yang antre, penjual gorengan sering menerima pesanan besar: lima paket untuk arisan, sepuluh pisang goreng untuk pengajian, atau gorengan untuk rapat kantor yang diambil sore hari. Pesanan seperti ini bisa disimpan dengan tombol Bayar Nanti.
Isi keranjang seperti biasa, tekan Bayar Nanti, lalu beri nama pesanan yang jelas, misalnya "Arisan Bu Imas, ambil jam 15.00". Pesanan tersimpan di daftar Pesanan Belum Dibayar, dan kasir bisa langsung melayani pembeli berikutnya. Saat pesanan diambil, buka daftarnya, tambahkan item kalau pemesan menambah, lalu selesaikan pembayaran.
Pesanan yang belum dibayar belum dihitung sebagai penjualan dan belum memotong stok, jadi laporan tetap benar kalau pesanan batal. Pesanan ini tersimpan di perangkat tempat dibuatnya, jadi selesaikan pembayarannya di perangkat yang sama.


Stok tepung, minyak dan isian dari resep
Gorengan tidak dijual apa adanya; setiap biji dibuat dari tepung, isian dan minyak. Di Salesmaster, gorengan seperti ini dibuat sebagai item bertipe Racikan dengan resep. Anda mencatat bahan bakunya sekali, seperti tepung terigu dalam gram, minyak goreng dalam mililiter, tahu dalam potong dan pisang kepok dalam buah, lalu menulis berapa yang dipakai satu biji.
Contohnya satu bakwan sayur: 25 g tepung terigu, 25 g sayuran, sedikit bumbu bawang dan sekitar 12 ml minyak yang terserap. Setiap bakwan terjual, stok bahan itu berkurang. Takaran minyak memang perkiraan, tetapi setelah satu atau dua minggu Anda bisa mencocokkannya dengan pemakaian minyak yang sebenarnya dan menyesuaikan resepnya.
Setiap kali belanja ke pasar, catat pembelian bahan beserta harganya. Salesmaster memakai harga itu untuk menghitung HPP, yaitu modal satu biji. Dengan begitu Anda tahu apakah harga Rp2.000 masih masuk akal setelah harga minyak naik.
- Langkah 1: Aktifkan item racikan, lalu buka Katalog → Inventaris → Bahan Baku.
- Langkah 2: Tambahkan bahan seperti tepung, minyak goreng, tahu, tempe, pisang dan kantong kertas, lengkap dengan satuan dan stok awalnya.
- Langkah 3: Ubah setiap gorengan menjadi item Racikan dan isi resep per biji.
- Langkah 4: Catat setiap pembelian bahan supaya stok dan HPP tetap sesuai.


Tahu kapan harus belanja lagi
Daftar bahan baku menunjukkan sisa stok setiap bahan. Karena stok terpotong setiap kali gorengan terjual, Anda bisa melihat di tengah hari apakah tahu, tempe dan pisang masih cukup untuk sore, atau perlu belanja tambahan.
Minuman botolan seperti air mineral dibuat sebagai item biasa dengan stok sendiri, bukan racikan. Es teh manis yang dibuat di tempat tetap bisa dibuat sebagai racikan dari teh dan gula.
Kemasan juga layak dicatat. Kalau paket isi 10 memakai kantong kertas, masukkan kantong kertas ke resepnya. Kemasan sering habis lebih dulu daripada bahan, dan kekurangan kantong di jam ramai sama merepotkannya dengan kehabisan tahu.
Pembantu yang menjaga lapak
Banyak lapak gorengan dijaga pembantu, sementara pemilik menggoreng atau berbelanja. Pemilik memakai akun utama, lalu menambahkan pembantu sebagai staf dan mendaftarkan HP lapak sebagai perangkat staf. Staf masuk dengan PIN dan hanya bisa mengakses yang Anda izinkan. Akun staf tersedia di paket Bronze Pro (1 staf) dan Silver Pro (2 staf).


Omzet, pengeluaran dan laba bersih
Laporan tersedia harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Anda melihat total pendapatan, metode pembayaran dan distribusi pendapatan per item, jadi terlihat gorengan mana yang paling laku dan mana yang sebaiknya dikurangi produksinya.
Untuk laba yang sebenarnya, catat pengeluaran di Keuangan: belanja bahan, minyak goreng, gas elpiji, sewa lapak dan gaji pembantu. Setiap pengeluaran punya kategori dan dompet asalnya, misalnya kas toko, rekening bank atau dompet digital. Laporan Keuangan lalu menunjukkan omzet dikurangi HPP dan biaya operasional, yaitu laba bersih usaha Anda.
Laporan bisa diekspor ke Excel atau PDF, berguna kalau Anda perlu menunjukkan catatan usaha, misalnya saat mengajukan pinjaman modal atau berbagi hasil dengan keluarga.


Mulai besok pagi, tanpa menutup lapak
Install Salesmaster di HP yang Anda pakai di lapak, daftar akun, lalu masukkan gorengan yang Anda jual. Untuk kebanyakan lapak, jumlahnya hanya sepuluh sampai dua puluh item, jadi katalog bisa selesai dalam satu malam. Tambahkan juga paket dan minuman.
Di hari pertama, jalankan kasir seperti biasa dan biarkan Salesmaster menghitung total serta kembalian. Kalau sinyal di lokasi lapak lemah, transaksi tetap tersimpan di HP dan terkirim saat internet kembali; mode offline bisa dipakai sampai 7 hari. Malamnya, cocokkan laporan harian dengan uang di laci.
Setelah kasir lancar, lanjutkan ke bahan baku dan resep, lalu catat pengeluaran di Keuangan. Dalam dua minggu Anda sudah punya gambaran jelas: gorengan mana yang paling laku, berapa minyak yang habis per hari, dan berapa laba bersihnya.
Contoh susunan menu lapak gorengan
Pakai tabel ini sebagai titik awal, lalu ganti nama dan harganya dengan gorengan Anda.
| Kategori | Item | Harga | Add-on | Tipe item |
|---|---|---|---|---|
| Gorengan Gurih | Bakwan sayur | Rp2.000 / biji | Cabai rawit, Bumbu kacang | Racikan |
| Gorengan Gurih | Tahu isi | Rp2.000 / biji | Cabai rawit, Bumbu kacang | Racikan |
| Gorengan Gurih | Tempe mendoan | Rp2.000 / biji | Cabai rawit, Bumbu kacang | Racikan |
| Gorengan Gurih | Risoles sayur | Rp3.000 / biji | Cabai rawit | Racikan |
| Pisang & Umbi | Pisang goreng | Rp2.500 / biji | Makan sini / bungkus | Racikan |
| Pisang & Umbi | Singkong goreng | Rp2.000 / biji | Makan sini / bungkus | Racikan |
| Paket | Gorengan campur isi 10 | Rp18.000 / paket | Cabai rawit | Racikan |
| Minuman | Es teh manis | Rp4.000 / gelas | - | Racikan |
| Minuman | Air mineral 600 ml | Rp4.000 / botol | - | Barang |
Gorengan yang digoreng di tempat dibuat sebagai Racikan supaya stok tepung, minyak dan isiannya yang terpotong. Minuman botolan dibuat sebagai barang biasa dengan stok sendiri.
Paket yang cocok untuk lapak gorengan Anda
Lapak gorengan melayani banyak pembeli dengan belanja kecil. Lapak yang melayani sekitar 70 pembeli sehari mencatat kira-kira 2.100 transaksi sebulan.
| Paket | Harga | Transaksi / bulan | Akun staf | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| Gratis | Gratis | 30 | Pemilik saja | Untuk mencoba alur kasir di lapak selama beberapa hari. |
| Solo Pro | Rp49.000/bulan | 3.000 | Pemilik saja | Lapak yang dijaga dan digoreng pemilik sendiri. |
| Bronze Pro | Rp69.000/bulan | 5.000 | 1 staf | Lapak dengan satu pembantu yang memegang kasir di HP lapak. |
| Silver Pro | Rp99.000/bulan | 8.000 | 2 staf | Lapak ramai yang dijaga bergantian, dengan dua staf di perangkat terpisah. |
Semua paket termasuk kasir, katalog, struk, laporan dan mode offline. Anda bisa pindah paket kapan saja. Lihat harga →
Pertanyaan yang sering ditanya
- Apakah Salesmaster cocok untuk gorengan yang harganya hanya Rp2.000 per biji?
- Cocok. Setiap gorengan dicatat dengan harga per biji, dan kasir cukup mengetuk item sebanyak biji yang diambil pembeli. Total dan kembalian dihitung otomatis, berapa pun kecil harganya.
- Bagaimana mencatat pembeli yang mengambil gorengan campur?
- Ketuk setiap jenis gorengan sesuai jumlah bijinya, misalnya tiga kali bakwan dan dua kali tahu isi. Kalau Anda menjual paket campur dengan harga tetap, buat paket itu sebagai item tersendiri supaya cukup satu ketukan.
- Bisakah Salesmaster menghitung pemakaian minyak goreng?
- Bisa, lewat resep. Masukkan minyak goreng sebagai bahan baku dan tulis perkiraan minyak yang terserap per biji di resep setiap gorengan. Stok minyak berkurang setiap gorengan terjual. Cocokkan dengan pemakaian nyata setelah beberapa hari, lalu sesuaikan takarannya.
- Bisakah saya mencatat pesanan arisan yang dibayar saat diambil?
- Bisa, dengan Bayar Nanti. Simpan keranjang dengan nama pemesan dan jam pengambilan, lalu selesaikan pembayarannya saat pesanan diambil. Pesanan ini tersimpan di perangkat tempat dibuatnya, jadi selesaikan di perangkat yang sama.
- Apakah perlu printer struk untuk jualan gorengan?
- Tidak wajib. Struk bisa dikirim lewat WhatsApp, email atau link struk web. Kalau Anda ingin struk kertas, pakai printer thermal Bluetooth dengan kertas 58 mm.
- Apakah Salesmaster tetap jalan di lapak pinggir jalan yang sinyalnya lemah?
- Bisa. Transaksi tersimpan di HP dan terkirim saat internet kembali. Mode offline bisa dipakai sampai 7 hari sebelum aplikasi perlu tersambung ke internet untuk sinkronisasi.
- Bisakah pembantu memakai HP lapak sementara saya memantau dari HP sendiri?
- Bisa, lewat akun staf. Akun utama dipakai pemilik di satu perangkat, dan HP lapak didaftarkan sebagai perangkat staf. Staf masuk dengan PIN. Akun staf tersedia di paket Bronze Pro (1 staf) dan Silver Pro (2 staf).
Butuh bantuan menyusun katalog? Chat tim kami di WhatsApp →
